Dana BSM Tak Boleh Disunat

Ilustrasi-BSM-300x204Jakarta (Dikdas): Kasus penyelewengan dana Bantuan Siswa Miskin, sebagaimana terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, di mana Kepala Sekolah memotong BSM milik siswa, seharusnya tidak terjadi. Bagaimanapun, siswa berhak secara penuh terhadap dana tersebut. Kepala Sekolah atau pihak lain dilarang melakukan potongan.

“Ada aturan bank bahwa apabila anak belum cukup umur dan tidak memiliki KTP, maka yang bersangkutan harus didampingi oleh orangtua atau walinya. Harus didampingi, tidak boleh diambil langsung oleh sekolah,” ujar Dr. Thamrin Kasman, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat ditemui di ruang kerjanya Gedung E lantai 5 Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2014.
Continue reading

TPP Non-PNS Sudah Dicairkan Rp321,8 Miliar Untuk Guru PNS Menyusul

JAKARTA - Jadwal pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) untuk guru non PNS akhirnya terealisasi sesuai jadwal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadwalkan pencairan TPP guru swasta pekan ini. Rekapitulasi sementara, dana TPP sekitar Rp 321,8 miliar sudah dikucurkan.

Khusus untuk guru di SD dan SMP, pembayaran TPP guru swasta triwulan I (Januari-Maret) 2014 Kemendikbud menganggarkan sekitar Rp 596 miliar. Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, TPP untuk guru swasta sudah mulai dicairkan.
Continue reading

Guru Non PNS di Sekolah Negeri Tidak Terima TPP

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta pemerintah daerah atau sekolah tidak lagi merekrut guru di luar skema tes CPNS baru. Sebab guru-guru non PNS yang direkrut sendiri-sendiri itu, tidak akan menerima tunjangan profesi pendidik (TPP).

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Ditjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Purwadi Sutanto mengatakan, ke depan TPP di sekolah negeri hanya diberikan kepada guru-guru PNS saja.
Continue reading

Tunjangan Profesi Guru Swasta Cair Duluan, Total Anggaran Sekitar Rp 578 Miliar

JAKARTA – Pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) triwulan I 2014 untuk guru swasta lebih cepat dibandingkan guru negeri (PNS). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjanjikan TPP untuk guru swasta sudah bisa dicairkan pekan depan.

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, jaminan pencairan itu disebabkan karena surat keputusan (SK) pencairan TPP sudah diterbitkan.
Continue reading

Guru bersertifikasi dan Mapel Ijazahnya

1016800_10200966394076471_365274009_nSeiring banyaknya isu-isu yang menyatakan bahwa guru yang sudah bersertifikat pendidik diharuskan untuk kuliah S1 sesuai mapel yang diampunya. Jika tidak kuliah maka akan diberhentikan tunjangan profesinya.
Informasi yang benar adalah, :
1. Sertifikasi adalah uji kompetensi, jika guru lulus uji kompetensi maka dia seorang yang kompeten pada mapel yg diujikan. Oleh karena itu seorang guru yg sudah lulus sertifikasi disebut guru profesional dan diberikan tunjangan profesi. Sehingga kinerja yang diakui adalah yg sesuai dengan sertifikasinya, bukan lagi dengan mapel pada ijazahnya.
2.menurut Permendiknas 35 tahun 2010, tentang penugasan seorang guru. Bahwa untuk dapat diakui Angka Kreditnya adalah guru tersebut harus mengajar sesuai sertifikat pendidiknya, bukan sesuai jurusan pada ijazahnya. Ini artinya jika sudah sertifikasi maka segala kinerja guru untuk mengumpulkan angka kredit untuk kenaikan pangkat bukan berdasarkan jurusan pada ijazah, tetapi berdasarkan sertifikat pendidik yg dimilikinya.
3. Menurut pasal 15 PP 74 tahun 2008, Tunjangan profesi dibayarkan jika guru mengajar sesuai peruntukaan sertifikat pendidiknya.
4. Kesimpulannya jika guru sudah bersertifikat pendidik, lupakan ijazah karena yang diakui untuk angka kredit dan persyaratan menerima tunjangan profesi adalah mengajar sesuai sertifikat pendidiknya. Jika sudah S1 kalau ingin kuliah lagi sebaiknya pada jenjang S2 sebagaia penambah angka kredit untuk kenaikan pangkat dan golongan.

Jadi Kepada para guru dan pengawas agar dapat dengan benar memahami PP 74 tahun 2008, Permenegpan nomor 16 tahun 2009, permendiknas 35 tahun 2010, dan peraturan lainnya yg terkait dengan guru.

Oleh Tagor Alamsyah Harahap

Tunjangan Guru Non-PNS Rp 5 Triliun Siap Cair

JAKARTA – Pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) menjadi topik khusus dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengambil alih pencairan TPP untuk guru-guru swasta (non PNS).

Mendikbud Mohammad Nuh menuturkan, anggaran tunjangan profesi guru non PNS itu berkisar antara Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun. Dia menuturkan bahwa tunjangan itu akan dibayarkan akhir bulan ini. “Paling molor pekan pertama April,” kata Nuh, kemarin (8/3).
Continue reading

Download POS UN 2014

  1. Permendikbud No. 97 tahun 2013 tentang kriteria kelulusan 2014, silakan download disini
  2. POS UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMPLB, SMK/MAK, UN Paket B dan C 2014, silakan download disini

Panitia UN Tingkat Pusat berdasarkan peraturan BSNP No. 0022/P/BSNP/XI/2013 menetapkan kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan BSNP Nomor 0019/P/BSNP/XI/2012 sebagai kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2013/2014.

Diantara materi penting yang diatur adalah tentang Tata Tertib Peserta UN, seperti berikut ini:

1. Peserta UN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai.
2. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah, tanpa diberi perpanjangan waktu.
3. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik, kalkulator, tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun ke dalam ruang ujian.
4. Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan bolpoin berwarna hitam/biru serta kartu tanda peserta ujian.
5. Peserta UN mengisi Daftar Hadir.
6. Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.
7. Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar.
8. Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada Pengawas Ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.
9. Selama UN berlangsung, peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari Pengawas Ruang UN, serta tidak melakukannya berulang kali.
10. Peserta UN yang memperoleh Naskah Soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian Naskah Soal.
11. Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait.
12. Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
13. Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
14. Selama UN berlangsung, peserta UN dilarang:
a. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
b. bekerjasama dengan peserta lain;
c. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
d. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
e. membawa Naskah Soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian;
f. menggantikan atau digantikan oleh orang lain.

Jadwal Pelaksanaan Ujian Sekolah SD/MI Tahun 2014

Keputusan Pemerintah untuk meniadakan Ujian Nasional (2014) untuk menentukan kelulusan siswa Sekolah Dasar dan Madrasah adalah hasil rapat koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Sebagai gantinya adalah diselenggarakannya Ujian Sekolah/Madrasah yang merupakan ujian akhir bagi para siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Keputusan itu selaras dengan yang diamanatkan dalam PP 32/2013.

Selanjutnya Mendikbud bersama Mendagri, secara bersama-sama telah menyepakati anggaran untuk pelaksanaan ujian sekolah (US) jenjang SD, SDLB dan Paket A/Ula. Kesepakatan mana tertuang dalam surat edaran bersama tertanggal 9 Januari 2014 yang menyebutkan bahwa, penyediaan anggaran untuk pelaksanaan US dialokasikan pada APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota tahun anggaran 2014.

Edaran yang ditandatangani Mendikbud dan Mendagri itu juga menunjuk Pemprov, untuk melaksanakan penggandaan soal, bahan ujian, blangko surat keterangan hasil ujian sekolah (SKHUS) dan blangko ijazah, serta pendistribusiannya ke kabupaten kota. Demikian pula untuk pencetakan dan pendistribusian daftar kolektif hasil ujian sekolah (DKHUS), SKHUS, dan blanko ijazah ke satuan pendidikan penyelenggara.

Sedangkan untuk pelaksanaan ujian nasional (UN), sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas/kejuruan, pemerintah provinsi diminta untuk membentuk panitia pelaksana UN tingkat provinsi. Panitia ini akan menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan UN sesuai dengan POS UN yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), sementara untuk penggandaan dan pendistribusian soal dilakukan di region masing-masing.

Sesuai Peraturan Kepala Balitbang Kemdikbud tahun 2014, berikut kami sampaikan Jadwal Ujian Sekolah Madrasah bagi SD/MI :

Jadwal US/M SD/MI 2014

No.

Hari dan Tanggal

Jam

Mata Pelajaran

1

US/M : Senin, 19 Mei 2014
US/M Susulan : Senin, 26 Mei 2014
08.00 – 10.00 Bahasa Indonesia

2

US/M : Selasa, 20 Mei 2014
US/M Susulan : Selasa, 27 Mei 2014
08.00 – 10.00 Matematika

3

US/M : Rabu, 21 Mei 2014
US/M Susulan : Rabu, 28 Mei 2014
08.00 – 10.00 Ilmu Pengetahuan Alam

Disamping itu kami sampaikan juga Jadwal Ujian Paket A/Ula :

Jadwal Ujian Paket A/Ula Tahun Pelajaran 2013/2014

No.

Periode I

Periode II

Jam

Mata Pelajaran

1

Senin,
19 Mei 2014
Selasa,
1 Juli 2014
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Bahasa Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan

2

Selasa,
20 Mei 2014
Rabu,
2 Juli 2014
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Matematika
Ilmu Pengetahuan Sosial

3

Rabu,
21 Mei 2014
Kamis,
3 Juli 2014
13.30 – 15.30 Ilmu Pengetahuan Alam

Sumber  : Peraturan Kepala Balitbang Kemdikbud No.001/H/HK/2014

Terkait Kelulusan US/M, berlaku ketentuan bahwa peserta didik dinyatakan lulus US/M apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai US/M. Kriteria kelulusan US/M ditetapkan melalui rapat pendidik sebelum pelaksanan US/M yang mencakup:

a. nilai minimal setiap mata pelajaran US/M; dan
b. nilai rata-rata minimal mata pelajaran US/M.

Begitu juga kelulusan Dari Satuan Pendidikan (sekolah/Madrasah) ditetapkan melalui rapat pendidik setelah siswa:

a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran
b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran dan muatan lokal
c. lulus US/M.

Catatan : Kriteria peserta didik telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran ditentukan oleh pendidik dengan mempertimbangkan kehadiran peserta didik pada program pembelajaran dari semester 1 kelas I sampai semester 2 kelas.
Kriteria peserta didik memperoleh nilai baik untuk seluruh mata pelajaran dan muatan lokal ditentukan oleh pendidik melalui rapat pendidik tingkat Satuan Pendidikan.

Pemerintah berencana mengumumkan hasil Kelulusan dari Satuan Pendidikan paling lambat empat minggu setelah pelaksanaan US/M.

Kisi-kisi soal Ujian Nasional Tahun 2014

Untuk Tahun Pelajaran 2013/2014, panitia Pelaksana UN Tingkat Pusat yang terdiri dari Badan Standar Nasional Pendidikan, Unsur Kemdikbud, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Konsulat Jenderal, Kementerian Luar Negeri dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri menetapkan bahwa bahan UN 2014 yang berupa kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 diberlakukan / ditetapkan kembali dalam Peraturan BSNP Nomor 0019/P/BSNP/XI/2012 sebagai kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2013/2014.

Berikut kami sampaikan kisi-kisi soal Ujian Nasional Tahun 2014 selengkapnya terutama untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah Kejuruan tahun pelajaran 2013/2014.

Silakan Unduh Kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2013/2014

  1. Download Kisi-kisi US/M SD/MI
  2. Download Kisi-kisi UN SMP/MTs
  3. Download Kisi-kisi UN SMA/MA
  4. Download Kisi-kisi UN SMK/MAK
  5. Download Kisi-kisi UN Paket A
  6. Download Kisi-kisi UN Paket B dan C
  7. Download POS UN SMP / MTs, SMPLB, UN SMK / MAK, UN SMA / MA, SMALB, dan UN Paket B dan C
  8. Download SK BSNP yang menetapkan bahwa Kisi-kisi Ujian Nasiona berlaku selama 3 (tiga) tahun. Baca juga di POS Ujian Nasiona 2014 di atas yang menyatakan bahwa kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 diberlakukan / ditetapkan kembali untuk UN 2014.

Sebagai info bahwa untuk Kisi-kisi Ujian Sekolah SD/MI dan UN Paket A (Ula), belum dirujuk secara resmi oleh peraturan Ujian Sekolah SD/MI dan UN Paket A (Ula).

Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber-sumber:
- peraturan BSNP No. 0022/P/BSNP/XI/2013
- SK BSNP No. 0019/P/BSNP/XI/2012

Linierisasi Ijazah Dan Sertifikat Pendidik

Akhir akhir ini dikalangan Guru SD ataupun TK diresahkan dengan berita tidak bisa naik pangkat karena Ijazahnya dianggap tidak linier. Sehingga guru diharuskan untuk Kuliah S1 kembali yaitu S1 PGSD. Dan lebih parahnya lagi diberitakan Guru akan dicabut tunjangan Sertifikasinya jika tidak segera menempuh pendidikan berlatar belakang S1 PGSD. Berikut adalah Surat Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim ditujukan ke Ketua PGRI Jatim tertanggal 15 Januari 2014 tentang Linierisasi Ijazah Dan Sertifikat Pendidik

Untitled-1
Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: