Kemendikbud Rapikan Data NISN

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyusun program 100 hari terakhir Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.

Di antara program yang segera diumumkan adalah perbaikan sekaligus penataan ulang database Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, penataan ulang NISN merupakan kegiatan penting dan melibatkan sumber daya manusia yang banyak. Sebab nantinya akan mengumpulkan data NISN mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga tinggi.

“Data NISN itu terus direkap, sehingga bisa diketahui siswa A itu dulunya di sekolah mana dan sebagainya,” kata dia kemarin.

Continue reading

Link Data Pendidikan

1. Dapodik : http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
2. NISN : http://nisn.data.kemdiknas.go.id/page/home
3. BOS : http://bos.kemdikbud.go.id/
4. Lapor Tunjangan Dikdas ada Aplikasi BSD : http://223.27.144.195:8082/
5. DapodikHelper : http://dapodikhelper.blogspot.com/
6. Verval PD : http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/sys/login
7. Aplikasi File Prefill : http://118.98.166.68/PREFILL_FINAL/generate_prefill.php?act=selesai
8. Data Referensi Pendidikan : http://referensi.data.kemdikbud.go.id/index11.php

Database PDSP :
http://referensi.data.kemdikbud.go.id/
Cek NISN Online :
http://nisn.data.kemdiknas.go.id/page/data

Dapodikdas

Alamat baru dapodikdas 2013 :
http://118.98.166.68
Alamat baru dapodikdas versi 3.0.0 :
http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
Generate Prefill :
http://118.98.166.68/PREFILL_FINAL/generate_prefill.php?act=selesai
Download Prefill :
http://118.98.166.68/laman/prefill

Padamu Negeri

Cek NUPTK:
http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/
Login PTK :
https://paspor.siap-online.com/cas/login?&service=http://padamu.siap.web.id/login
Login Sekolah :
https://paspor.siap-online.com/cas/login?&service=http://simpadamu.siap.web.id/
Login Operator:
https://paspor.siap-online.com/cas/login?&service=http://simpadamu.siap.web.id/

Cek Lembar PTK
4) Tunjangan Guru

http://223.27.144.195:8081/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8082/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8083/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8084/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8085/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8086/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8087/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8088/index.php?ref=3
http://223.27.144.195:8089/index.php?ref=3

Siswa SD dan SMP Tidak Perlu LKS

seorang-guru-sedang-mengajar-para-siswa-ilustrasi-_131212121152-252JAKARTA – Sebentar lagi masa peralihan tahun pelajaran baru. Biasanya orangtua selalu mengeluh biaya belanja buku yang mahal. Mulai dari buku panduan atau pegangan siswa, hingga buku LKS (lembar kerja siswa) yang tipis tetapi banyak jumlahnya itu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku bahwa belanja buku setiap tahun pelajaran baru memang sering dikeluhkan siswa.

Dia mengatakan biaya sekolah yang sudah digratiskan, kadang masih belum mendapatkan respon positif dari orangtua karena masih ada beban membeli buku.

Continue reading

Perjuangan Fauziah, Guru SD yang Sukses Meraih Gelar Doktor

125440_603328_bok_fauziah_dlmGURU seperti Fauziah bisa jadi langka. Meski hanya mengajar di sekolah dasar di kampung, dia berhasil mendapat gelar doktor dari universitas ternama. Dia bercita-cita melahirkan lulusan SD yang lebih baik.

Jari Fauziah bergerak lincah di atas touch pad laptop miliknya. Ketika menemukan file yang pas, dia menekan dua kali untuk membuat dokumen foto yang sebelumnya ditampilkan kecil-kecil menjadi full screen. Dia lalu menunjukkan gambar di laptopnya, kondisi SDN 68 Pontianak Barat, tempatnya mengajar, pertengahan 2009.

Dalam gambar itu, terlihat sekolah tersebut masih kumuh. Fauziah menceritakan, tiang bendera di depan sekolah dulu tidak digunakan untuk memasang Sang Merah Putih. Tapi, untuk mengerek kaleng-kaleng bekas, kursi plastik, atau tempat sampah.
Continue reading

Mendikbud Minta Pemda Salurkan Tunjangan Guru Paling Lambat 30 April 2014

Jakarta, Kemdikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengirimkan surat edaran kepada bupati dan walikota di seluruh Indonesia untuk segera menyalurkan tunjangan profesi guru (TPG) pegawai negeri sipil daerah (PNSD) triwulan I tahun 2014 dan kurang bayar tahun 2010 -2013. Para bupati dan walikota diminta menyalurkan TPG tersebut paling lambat tanggal 30 April 2014.

Dalam surat edarannya, Mendikbud juga meminta para bupati dan walikota untuk melaporkan pembayaran TPG PNSD kepada Menteri Keuangan paling lambat tanggal 5 Mei 2014, dengan tembusan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri.
Sedangkan untuk pembayaran TPG non PNS, subsidi tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan bantuan peningkatan kualifikasi, dan insentif guru bantu yang disalurkan melalui APBN sudah mulai dibayarkan sejak akhir Maret 2014 melalui nomor rekening masing-masing guru.
Continue reading

Mengapa Harus Kartini ?

10256370_383398035135980_357311737686477609_nDitulis oleh Tiar Anwar Bachtiar (INSISTS)/insistnetdotcom

Mengapa setiap 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?

Pada dekade 1980-an, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Harsya W. Bachtiar pernah menggugat masalah ini. Ia mengkritik pengkultusan R.A. Kartini sebagai pahlawan nasional Indonesia. Tahun 1988, masalah ini kembali menghangat, menjelang peringatan hari Kartini 21 April 1988. Ketika itu akan diterbitkan buku Surat-Surat Kartini oleh F.G.P. Jacquet melalui penerbitan Koninklijk Institut voor Tall-Landen Volkenkunde (KITLV).
Continue reading

TPG Belum Cair, Guru Khawatir

213040_demopnsSURABAYA – Janji manis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tinggal janji. Hingga lewat dari waktu rencana waktu pencairan 9-16 April, tunjangan profesi guru (TPG) ternyata belum dicairkan. Guru-guru pun resah.

Ketut, salah seorang guru PNS penerima TPG, mengungkapkan bahwa sudah seminggu ini guru PNS maupun non-PNS menunggu TPG cair. Sebab, mereka telah mendengar janji Mendikbud M. Nuh yang mencairkan TPG. Termasuk membayar TPG yang tertunggak berbulan-bulan.

Sebagaimana diberitakan, audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk anggaran TPG sudah selesai. Peraturan menteri keuangan (PMK) yang menjadi dasar pembayaran juga telah turun pada 3 April. ”Pemerintah sudah gembar-gembor membayar TPG di media elektronik maupun cetak. Tapi, hingga sekarang TPG belum juga cair,” ujarnya.
Continue reading

12 Peribahasa Jawa

1. URIP IKU URUP
[Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
[Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak]

3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
[Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar]

4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA

[Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal2 yang bersifat materi]
5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
[Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]
6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
[Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dengan sesuatu, Jangan kolokan atau manja]
7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
[Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi]
8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
[Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]
9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
[Jangan tergiur oleh hal2 yang tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]
10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
[Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti].
11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING , MARGINING KAUTAMAN.
[Persoalan persoalan dalam kehidupan bukan penghambat , jalannya kesempurnaan].
12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
[Dalam kehidupan siapa yang punya Cita2 luhur, jalannya seakan tertuntun].

(https://www.facebook.com/groups/forkomsenib/351809701570888/?notif_t=group_comment_reply)

 

Dana BSM Tak Boleh Disunat

Ilustrasi-BSM-300x204Jakarta (Dikdas): Kasus penyelewengan dana Bantuan Siswa Miskin, sebagaimana terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, di mana Kepala Sekolah memotong BSM milik siswa, seharusnya tidak terjadi. Bagaimanapun, siswa berhak secara penuh terhadap dana tersebut. Kepala Sekolah atau pihak lain dilarang melakukan potongan.

“Ada aturan bank bahwa apabila anak belum cukup umur dan tidak memiliki KTP, maka yang bersangkutan harus didampingi oleh orangtua atau walinya. Harus didampingi, tidak boleh diambil langsung oleh sekolah,” ujar Dr. Thamrin Kasman, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat ditemui di ruang kerjanya Gedung E lantai 5 Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2014.
Continue reading

TPP Non-PNS Sudah Dicairkan Rp321,8 Miliar Untuk Guru PNS Menyusul

JAKARTA - Jadwal pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) untuk guru non PNS akhirnya terealisasi sesuai jadwal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadwalkan pencairan TPP guru swasta pekan ini. Rekapitulasi sementara, dana TPP sekitar Rp 321,8 miliar sudah dikucurkan.

Khusus untuk guru di SD dan SMP, pembayaran TPP guru swasta triwulan I (Januari-Maret) 2014 Kemendikbud menganggarkan sekitar Rp 596 miliar. Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, TPP untuk guru swasta sudah mulai dicairkan.
Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 65 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: