Menjawab Permasalahan UN 2013

1.Apakah peserta UN yang hamil atau sedang tersangkut masalah
hukum berhak mengikuti UN?

Peserta UN yang hamil atau sedang tersangkut masalah hukum berhak
mengikuti UN. Kelulusan yang bersangkutan dari satuan pendidikan
ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mengacu kepada kriteria
kelulusan yang ada di dalam POS UN tahun 2013.
….

2.Bagaimana jika ada kesalahan soal dalam distribusi, misalnya
soal untuk provinsi A dikirim ke provinsi B?

Dengan adanya pencetakan naskah secara terpusat seperti sekarang ini, kemungkinan kecil akan terjadi kesalaan distribusi soal. Namun, jika hal itu terjadi, maka Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dari perguruan tinggi di wilayah tersebut menghubungi pihak percetakan untuk menggantikan dengan naskah soal yang benar dan dibuatkan berita acara. Tanggungjawab percetakan adalah mengirimkan naskah UN ke tempat tujuan yang benar. ….

3. Bagaimana pelaksanaan UN bagi peserta Tuna Netra yang tidak
mendapatkan soal UN dalam bentuk Braille?
Bagi peserta Tuna Netra yang tidak mendapatkan soal UN dalam bentuk
Braille, akan didampingi oleh guru pengawas untuk membacakan soal
ujian. Untuk itu akan ada penambahan waktu 40 menit dengan jedah
waktu 30 menit antar mata pelajaran.

4. Bagaimana jika ada kekurangan/kerusakan naskah soal dan
LJUN di ruang ujian?
a. Jika terjadi kekurangan naskah soal dan LJUN di ruang ujian, maka
diberikan satu set naskah soal dan LJUN cadangan yang terdapat di
ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat.

b. Jika sebelum UN dimulai dan diketahui ada kekurangan naskah
soal dan LJUN dalam jumlah yang banyak dan naskah soal dan
LJUN cadangan tidak mencukupi, maka penyelenggara UN Tingkat
Satuan Pendidikan diperbolehkan memfotokopi sesuai jumlah yang
diperlukan. Pada saat proses fotokopi, siswa tetap menunggu sampai
soal yang difotokopi datang, kemudian mereka memulai UN secara
bersama-sama. Pada saat memfotokopi naskah, supaya diperhatikan
naskahnya lengkap sepasang antara LJUN dengan naskah soalnya
sehingga barcode di naskah soal sesuai dengan barcode di LJUN.

c. Jika di sekolah atau wilayah tersebut tidak ada mesin fotokopi, maka
siswa yang tidak mendapatkan naskah soal UN diberi soal yang
sudah dikerjakan oleh temannya dan jawaban ditulis di kertas
kosong sebagai pengganti LJUN. Selanjutnya soal dan jawaban
dibawa ke tempat pemindaian (PTN) untuk dipindah ke LJUN dengan
dibuatkan berita acara. Dalam hal ini, di tempat pemindaian harus
sudah disiapkan LJUNnya dan petugas pemindaian harus sudah
dicoaching sebelumnya bagaimana mengantisipasi kejadian seperti
ini.

d. Jika di tengah-tengah pelaksanaan ujian peserta ujian menggunakan
hapusan kemudian LJUNnya rusak atau robek, maka peserta ujian
harus diberikan pasangan naskah soal dan LJUN yang baru. Peserta
ujian tidak harus mengulang atau mengerjakan kembali soal-soal
yang sudah dikerjakannya, tetapi cukup mengerjakan soal nomor
berikutnya pada naskah soal (tidak pada LJUN) atau pada kertas
kosong (HVS). Soal dan jawaban dikumpulkan dan dikirim ke
tempat pemindaian. Petugas pemindai harus hati-hati menanganinya
karena kemungkinan ada siswa yang mengerjakan soal loncat-loncat
nomornya Kejadian ini harus dituangkan dalam berita acara.
Sebelum pemindaian, petugas pemindai akan memindahkan jawaban
tersebut ke LJUN terlebih dahulu. Kejadian ini dibuatkan berita
acara di tempat pemindaian.

5. Bagaimana jika ada peserta UN yang memperoleh naskah
soal/LJUN yang cacat atau rusak?
Peserta UN yang memperoleh naskah soal/LJUN yang cacat atau rusak,
maka naskah soal dan LJUN tersebut diganti dengan satu set naskah soal
dari naskah soal/LJUN cadangan di ruang ujian atau ruang lain atau
sekolah lain.

6. Bagaimana penempatan peserta dalam ruang ujian jika ada yang
kurang dari 20 peserta?
a. Jika peserta UN di sekolah/madrasah sudah dibagi menjadi 20
peserta untuk setiap ruang ujian dan masih ada kelebihan < 5 (lima)
peserta, maka pembagian peserta ujian di dalam ruang ujian diatur
sebagai berikut:

image002

b. Jika kelebihan peserta > 6 siswa, maka peserta tersebut ditempatkan
dalam satu ruang tersendiri.

7. Apa tindakan yang diambil jika terjadi pelanggaran POS UN oleh
peserta UN atau pengawas ruang ujian?
a. Untuk jenis pelanggaran ringan, cukup diberi peringatan secara lisan.
b. Untuk jenis pelanggaran sedang dan berat, pengawas satuan
pendidikan atau penyelenggara UN tingkat satuan pendidikan
melaporkan temuan tersebut ke Posko UN untuk ditindaklanjuti.
c. Laporan harus disertai dengan data-data dan bukti-bukti yang valid,
akurat, dan dapat dipercaya.

8. Untuk daerah terpencil yang sarana transportasinya terbatas,
pengawas satuan pendidikan tidak bisa menyerahkan LJUN dari
satuan pendidikan ke Perguruan Tinggi setiap hari. Apa yang
harus dilakukan?
Dalam kondisi seperti itu, LJUN dapat disimpan di titik simpan soal
terakhir sampai hari terakhir UN dengan pengamanan dari Kepolisian.
Selanjutnya pengawas menyerahkan LJUN tersebut ke perguruan tinggi
pada hari terakhir ujian dengan mempertimbangkan keberadaan sarana
transportasi di wilayah tersebut.

9. Apa yang harus dilakukan jika LJUN tidak dapat dipindai?
Petugas mengecek dan memastikan apakah masalah tersebut
disebabkan oleh kerusakan mesin pemindai (scanner) atau disebabkan
oleh LJUN. Jika kesalahan pada alat pemindai, maka perlu diperbaiki.
Jika kesalahan pada LJUN maka perlu diteliti apakah ada kesalahan
pengisian oleh peserta didik atau ada sebab lain. Petugas pemindai
perlu membuat solusi atas masalah tersebut, misalnya menghitamkan
jawaban siswa yang tidak terbaca, dan dituangkan dalam berita acara.

Satu Tanggapan

  1. Pak,kmrn saya ragu apa saya sudah menuliskan bulan ujian yang tepat
    Kalao misalnya 17 maret 2013 saya tlsnya gt apa msh d baca scanner?
    Mohon balasannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: