Honorer K2 Gagal Test Bakal Dikontrak, Bukti Keberpihakan Pemerintah Pada Honorer?

 

1008563620X310JAKARTA – Ini barangkali bisa menjadi pengobat sedih para tenaga honorer kategori satu (K1) yang dipastikan tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Mereka nantinya bisa beralih menjadi pegawai kontrak yang gaji dan tunjangannya sama dengan yang diterima PNS. Bedanya, pegawai kontrak ini tidak akan mendapatkan uang pensiunan. Peluang ini juga diberikan kepada honorer K2 yang nantinya gagal tes masuk CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno menjelaskan, ketentuan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang saat ini RUU-nya masih dalam pembahasan pemerintah bersama DPR.

Eko mengatakan, ketentuan ini tujuannya untuk mengakomodir para honorer yang gagal menjadi CPNS.
“Bagi honorer tertinggal yang tidak lolos CPNS juga diberikan kesempatan berkarir di instansi pemerintah dengan adanya status pegawai pemerintah dengan kontrak (PPK) dan itu tertuang di RUU ASN,” ujarnya.

Hanya saja, Eko menjelaskan, tidak serta merta seluruh honorer K1 dan K2 langsung diangkat menjadi PPK. Mereka harus tetap melewati seleksi, baik tes kompetensi dasar (TKD) maupun tes kompetensi bidang (TKB). Juga, harus ada formasinya, yang sesuai dengan latar belakang pendidikan yang bersangkutan.

“Misalnya, yang dibutuhkan di instansi A adalah guru Matematika dan Bahasa Inggris, pelamar harus sesuai formasi tersebut. Tidak boleh lulusan hukum mendaftar jadi guru Matematika atau Bahasa Inggris,” terangnya.

Dikatakan Eko, mekanisme seleksinya tetap ketat lantaran PPK itu nantinya juga akan mendapat gaji dan tunjangan kesejahteraan, sebagaimana yang diterima PNS. Bedanya, PPK nantinya tidak akan mendapatkan pensiunan.

“Kecuali pensiun, PPK tidak mendapatkannya. Itu sebabnya,PPK juga dituntut bekerja profesional. Selain itu, kinerja PPK selalu dipantau,” ujar Eko.

Ditegaskan, jika berdasar hasil evaluasi ternyata kinerja PPK buruk, maka kontraknya tidak akan diperpanjang lagi. Jika kinerja bagus, bisa diperpanjang hingga memasuki usia purna tugas.

Draft RUU ASN (Aparatur Sipil Negara)yang sedang dibahas DPR  dapat diunduh disini

4 Tanggapan

  1. sebaiknya seleksi k1 dan k2 sistim on line saja……ini berkaitan dengan kurikulum 2013…. apakah guru memiliki kopetensi yang dimiliki…. salah satunya menguasai ICt terima kasih….. tolong telusuri k1 dan k2 kabupaten ende NTT…. banyak manipulasi data……kalau kita mau negara ini maju….

  2. melalui tes lagi tes lagi dan tes lagi . terus terang yang muda dan banyak duit yang lulus, sedangkan yang tua umurnya dan sudah lama pengabdianya insya Alloh pasti terlindas lagi. buktikan aja.
    makin tua tenaga, daya pikirnya pasti berkurang hanyanlah nafsu yang gede.

  3. nama-nama pegawai kontrak di universyitas syiah kuala banda aceh

  4. Menurut saya absensi hrs dijadikan syarat mutlak bagi tenaga honorer k2 yang masa kerajanya kurang dari 10 thn, karn sangat besar kemungkinan sekolah masih mnyimpan arsipnya, ini terkait banyaknya k2 siluman yang belum terungkap. Tololng pak beri sangasi seberat2nya utk k2 yg terbukti ‘siluman’ karena mereka telah membunuh teman2 seperjuangannya. Apa itu nggak sadis pak……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: