Palsukan Data Honorer K2, Tindakan Pidana dan bisa Dilaporkan Ke Polisi

Protes hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori II (K2) mulai bermunculan. Salah satu yang paling mengemuka yaitu banyaknya peserta yang lulus menjadi tenaga honorer, namun baru mengabdi setelah tahun 2005.

Padahal berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2012, kriteria tenaga honorer adalah mereka yang sudah bekerja minimal satu tahun pada bulan Januari 2005.

Kepala Bagian Pengaduan dan Pelayanan KemenPAN-RB Nur Hasni mengakui pengaduan soal manipulasi data ini memang cukup banyak. Namun, dia mengingatkan nama-nama tenaga honorer yang lulus seleksi belum sepenuhnya bisa bernapas lega. Bisa jadi, pegawai honorer ini batal menjadi abdi negara.

Pasalnya, pegawai honorer masih harus memenuhi syarat administratif yang sudah ditentukan panitia. Apabila tidak memenuhi syarat administratif yang ditentukan, pegawai honorer yang bersangkutan tidak dapat diangkat. Dengan kata lain, pegawai itu gagal menjadi CPNS.

Hanya pegawai honorer yang sudah lolos verifikasi, berkasnya bisa diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika data valid, lalu dapat Nomor Induk Pegawai(NIP), maka resmi menjadi CPNS.

Namun bagi peserta yang terbukti melakukan kecurangan, maka pemerintah tidak segan kelulusan tersebut dianulir. Bahkan, akan ada sanksi yaitu membawa ke jalur hukum karena hal itu masuk tindakan kriminal.

liputan6dotcom

Satu Tanggapan

  1. Bukti apa yang harus dibawa jika melaporkan Honorer k2 yang memalsukan data. Kemana kami harus melapor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: