Pelantikan Kepala SMA-SMK oleh Bupati Jember Tak Berlaku

Pelantikan Kepala SMA-SMK oleh Bupati Jember Tak Berlaku

Jember (beritajatim.com) – Pelantikan kepala sekolah menengah atas dan kejuruan oleh Bupati Jember Faida tempo hari tak berlaku. Ini karena kewenangan pengelolaan SMA dan SMK sudah berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sebagaimana dilansir Humas Pemkab Jember, Bupati Faida melantik 147 kepala sekolah dasar, 13 kepala sekolah menengah pertama (SMP), dan 8 kepala sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) digelar pada, Senin (3/10/2016) lalu.

Pimpinan DPRD Jember sudah menemui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rachman untuk berkonsultasi soal pelantikan kepala SMA-SMK tersebut, di Surabaya, Rabu (5/10/2016).

Usai pertemuan, Rachman menegaskan, bahwa secara norma aturan, penyerahan kewenangan sudah dilakukan pada 30 September 2016. Pemerintah kabupaten dan kota sudah tak punya kewenangan atas SMA dan SMK.

“Kalau tidak kami luruskan, akan terjadi gejolak masif di mana-mana. Kami akan buat surat, bahwa sejak 1 Oktober 2016, secara nasional tak ada pelantikan atau mutasi yang dilakukan bupati dan walikota terkait SMA-SMK, karena kewenangan sudah ada pada provinsi,” kata Rachman.

Pemprov hanya membuka ruang kepada bupati dan walikota untuk mengusulkan nama-nama kepala sekolah yang hendak dimutasi. “Tidak apa-apa, kami tampung semua. Nanti pada saatnya, kami beri tempat,” kata Rachman.

Menurut Rachman, gubernur Jawa Timur menginginkan kegiatan di sekolah berjalan seperti biasanya. “Sambil itu baru kami tata kembali, anggaran kami tata, mana-mana yang dibenahi,” katanya.

Rachman berjanji mengumpulkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-SMK seluruh Jatim. “Sekarang surat ke daerah tak perlu lewat bupati atau Dinas Pendidikan kabupaten, tapi langsung ke sekolah,” katanya.

Beberapa hari kemudian, beredar rekaman pidato Rachman dalam sebuah acara dan diterima pimpinan DPRD Jember. Dalam rekaman itu ditegaskan, bahwa tak ada perubahan posisi kepala SMA dan SMK.

“Saya langsung instruksi kepada kepala sekolah yang dilantik dan dipindah agar tetap saja di tempat. Tidak usah berubah ke mana-mana. (Kepala sekolah) yang dilantik baru, silakan tunggu, karena per tanggal 1 sudah jadi kewenangan provinsi,” katanya dalam rekaman yang diterima DPRD Jember.

“Guru-guru memberikan itu buat referensi di DPRD, apa langkah-langkah DPRD. Mereka memohon agar saran-saran kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur itu dilaksanakan,” kata Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni.

Di Jawa Timur, ada empat kepala daerah yang melantik kepala SMA-SMK, yakni bupati Jember, walikota Batu, bupati Lumajang, dan bupati Situbondo.

Thoif mengatakan, pidato Kepala Dispendik Jatim itu sudah jelas. “Kita tunggu apa yang akan dilakukan Dispendik per 1 November 2016 sesuai arahan. Kalau kita pelajari arahannya: kepala sekolah yang lama tetap menjabat. Yang jelas kalau kita berkaca pada provinsi lain, ada yang mengajukan (pelantikan SMA-SMK) ke Kementerian Dalam Negeri, dan oleh Kemendagri dibatalkan,” katanya.

Dalam rekaman pidato, Rachman menyatakan, pada awal November 2016 nanti akan ada pelantikan 779 kepala SMA-SMK seluruh Jawa Timur dengan posisi semula. “Jadi (kepala SMA-SMK) begitu yang dilantik bupati saya akan pindah ulang. Tidak berlaku. Tapi kalau ada tempat, saya beri tempat, tapi di tempat lain,” katanya. Pemberian tempat itu disesuaikan posisi dan lowongan yang ditinggalkan kepala sekolah yang pensiun.

“Tapi formalnya tidak boleh ada perubahan, karena hukumnya begitu. Dari Kemendagri tidak boleh ada mutasi, sejak 2015-2016. Tapi ini terjadi. Saya tidak mau frontal. Kalau provinsi lain langsung diajukan kepada Mendagri dan langsung dibatalkan. Tapi kita masih menjaga situasi, supaya kondusif,” kata Rachman.

Rachman memuji Pemkab Sidoarjo. “Paling baik Sidoarjo. Sidoarjo mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi nama-nama (kepala sekolah). Jadi bupatinya mengusulkan ke Pak Gubernur, kami fasilitasi,” katanya. [wir/kun]

Sumber : http://beritajatim.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: