Tahun Ini tak Ada Naskah Cadangan Soal UN

Tahun ini tak hanya ujian ulang yang ditiadakan, pasalnya cadangan naskah soal ujian nasional (UN) pun tidak disediakan. Banyaknya naskah soal disesuaikan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti ujian.

Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko kebocoran soal ujian. “Kalau terjadi kekurangan naskah soal ujian, bisa dicarikan ke sekolah lain,” ujar anggota Badan Standar Nasional Pendidikan, Mungin Eddy Wibowo, saat ditemui usai rapat kerja pendidikan se-Jawa Tengah menuju UN yang jujur dan berprestasi 2012 di komplek Gubernuran Jateng.

Jika sekolah lain juga tak memiliki naskah, maka bisa dicari ke tingkat kabupaten/kota. “Jika tidak memungkinkan, maka di-fotocopy, tapi harus disaksikan oleh panitia dan pengawas ujian,” katanya. Dengan begini, Mungin optimis tidak akan terjadi kebocoran soal. Baca lebih lanjut

Iklan

Ujian Ulang UN Ditiadakan

SEMARANG – Tahun ini ujian ulang (remidial) terhadap ujian nasional (UN) ditiadakan. Hal ini membuat para siswa yang nantinya tidak lulus harus mengulang pada tahun berikutnya.

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Mungin Eddy Wibowo, mengatakan adanya aturan baru ini dimaksudkan sebagai pembelajaran bagi mereka yang tidak bisa mencapai kompetensi tertentu. Pihaknya pun tak khawatir jika hal ini bisa mempengaruhi tingkat kelulusan.

“Soal tingkat kelulusan saya kira itu tergantung pada peserta didik sendiri apakah dia cukup baik atau tidak mengikuti pembelajaran,” ujarnya, saat ditemui usai rapat kerja pendidikan se-Jawa Tengah.

Tak hanya itu, menurutnya kelulusan juga dipengaruhi bagaimana sistem pembelajaran yang baik di sekolah oleh guru. “Kalau hal-hal tersebut sudah dipenuhi, kenapa harus ada ujian ulang,” ucapnya.

Bagi siswa yang nanti tidak lulus, kata Mungin, diperbolehkan mengikuti jalur pendidikan non formal. “Jadi mungkin siswa akan mengikuti ujian nasional lewat paket B atau C,” ujarnya… Baca lebih lanjut

Syarat Nilai Lulus Ujian Nasional 2012

Syarat Kelulusan SD/MI/SDLB

Kriteria dan mekanisme kelulusan SD/MI/SDLB tahun 2011/2012 diatur berdasarkan Peraturan BNSP Nomor: 0012/P/BSNP/XII/2011 tentang POS SD/MI/SDLB 2011/2012.

Kelulusan dari Satuan Pendidikan (Bab VI)

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan melalui rapat dewan guru setelah:

a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh matapelajaran:

1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
3) kelompok mata pelajaran estetika, dan
4) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;

c. lulus US/M untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
d. lulus UN.

Kelulusan Ujian Nasional (Bab VII)

1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M pada SD, MI, dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
2. Nilai S/M diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11 dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
3. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA.
4. NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN dengan formula 60% nilai UN dan 40% nilai S/M.
5. Kriteria kelulusan UN ditetapkan melalui rapat dewan guru berdasarkan:

nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujinasionalkan;
nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujinasionalkan.

Syarat Kelulusan SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK

Kriteria dan mekanisme kelulusan SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK tahun 2011/2012 diatur berdasarkan Peraturan BNSP Nomor: 0011/P/BSNP/XII/2011 tentang POS UN SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK 2011/2012

Kelulusan dari Satuan Pendidikan (Bab VI)

Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:

1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
3. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
4. lulus Ujian Nasional

Kelulusan Ujian Nasional (bab VII)

1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
2. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari:

a. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.

b. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 untuk SMA/MA, dan SMALB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.

c. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 untuk SMK dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.

3. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA.
4. Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah:

a. gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan;

b. kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0 ;

5. NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 3 diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dengan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN.
6. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal, apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
7. Pembulatan nilai akhir dinyatakan dalam bentuk satu desimal, apabila desimal kedua ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
8. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 5 mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
9. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagaimana dimaksud pada VI.

Tanya jawab tentang UN 2012

Dalam proses pembelajaran, penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai hasil belajar yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Oleh karena itu, guru wajib melakukan penilaian selama dan setelah proses pembelajaran suatu kompetensi dasar atau standar kompetensi.

Ujian Nasional (UN) diselenggarakan dengan tujuan antara lain untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, sebagai hasil dari proses pembelajaran dan sekaligus untuk memetakan tingkat pencapaian hasil belajar siswa pada tingkat sekolah dan daerah.

Rapat Panitia Kerja UN DPR dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyepakati dan memutuskan bahwa UN 2012 akan dilaksanakan dengan menggunakan formula gabungan antara nilai sekolah/madrasah dan nilai UN, sebagaimana sudah diterapkan pada tahun 2011. Ini adalah suatu keputusan politik yang telah ditetapkan. Artinya, secara politis persoalan ada-tidaknya UN pada 2012 sudah terjawab.

Mengapa perlu suatu keputusan politik? Sebagai sebuah kebijakan publik yang menyentuh kepentingan rakyat banyak, keputusan politik menjadi hal yang penting. Dengan keputusan politik ini diharapkan, persoalan ada atau tidak ada UN tidak lagi manjadi bahan perdebatan yang berulang setiap tahun, sehingga menghabiskan energi yang tidak perlu.

Sudah waktunya evaluasi terhadap UN bukan lagi terletak pada perlu atau tidaknya UN, tapi pada masalah yang lebih substansial, yaitu
bagaimana meningkatkan mutu penyelenggaraan dan memanfaatkan hasil UN dalam rangka peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di seluruh tanah air.

Berikut adalah tanya jawab tentang UN 2012

Silahkan download dibawah ini >>>

Tanya jawab tentang UN 2012

Kisi-kisi Soal/SKL Ujian Nasional 2012

Berikut adalah Kisi-kisi atau standar kompetensi lulusan (SKL UN) 2012 akan menjadi acuan seluruh unsur pendidikan yang terkait seperti Dinas Dikpora, sekolah, guru, siswa, pengawas, pemerintah, dll dalam pelaksanaan UN tahun ini.

Bagi guru, SKL UN akan menjadi pedoman dalam pembimbingan siswa hingga siswa siap menghadapi UN yang dimulai pada tanggal 16 April 2012 nanti. Dan bagi siswa, SKL UN ini menjadi pedoman dalam belajar, sehingga apa yang harus dipelajari sesuai target kelulusan.

Semoga bermanfaat !!

Silahkan Download >>> dibawah ini

Kisi- Kisi UAS SD 7-9 Mei 2012 Link 1
Kisi- Kisi UAS SD 7-9 Mei 2012 Link 2

Kisi-Kisi-Untuk-SMP-MTs-SMPLB-SMA-MA-SMALB-dan-SMK1

Jadwal UN dan Pengumuman Lulus UN 2012

Dengan selesainya kontroversi mengenai UN, Ujian Nasional (Unas) Tahun Pelajaran 2011/2012 telah dijadwalkan untuk dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memastikan pemerintah tetap akan melaksanakan ujian nasional yang dijadwalkan berlangsung pada April 2012.

Menurut Mendikbud, ada empat kunci pelaksanaan UN yang baik atau kredibel.

* Pertama, dijamin keamanan dan kerahasiaannya. Karena jika berkasnya bocor, maka kredibilitas UN itu sudah berkurang, bahkan hilang.

* Kedua, dari sisi ketepatan distribusi, harus tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat bahan yang mau diuji.

* Ketiga, pada hari pelaksanaan harus dijamin kelancarannya. Jangan sampai soal sudah ada semua tapi soal ujian yang dibagikan salah. “Kalau seandainya terjadi kesalahan, maka harus disiapkan satu sistem yang mampu mengantisipasi kesalahan tersebut,” katanya.

* Keempat, dalam sistem evaluasi harus dipastikan agar nilai rapor bisa menjamin bahwa nilai itu mencerminkan kemampuan sang anak. “Nilai rapor jangan mencekungkan atau mencembungkan nilai anak yang sebenarnya,” kata Menteri Nuh.

Kriteria Kelulusan

Menteri Nuh menegaskan, bahwa ujian nasional bukanlah penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan satuan pendidikan. Namun, satuan pendidikan menentukan kelulusan berdasarkan, tuntas kegiatan belajar mengajar, akhlak yang baik, dan ujian nasional.

Jadwal UN 2012 (Utama)

* SMA/MA: 16-19 April 2012
* SMP/MTs dan SMPLB : 23-26 April 2012
* SD/MI/SDLB UN : 7-9 Mei 2012

Jadwal UN 2012 (Susulan)

* SMA/MA : 23-26 April.
* SMP/MTs dan SMPLB:30- 4 Mei 2012.
* SD/MI/SDLB : 14-16 Mei 2012.

Jadwal Pengumuman UN 2012

* SMA/MA dan SMK : 24 Mei 2012.
* SMP/MTs, SMPLB dan SMALB: 2 Juni 2012.
* Tingkat SD, menjadi kewenangan setiap provinsi.

Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/138

Rincian Mapel Ujian Nasional 2012

Berdasarkan Ketetapan Resmi kementerian pendidkan nasional Republik Indonesia, maka Jadwal Ujian nasional UN 2012.

Jadwal Palaksaan UN 2012 untuk SMA/MA/SMK akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 19 April 2012. Dengan Rincian Mapel sebagai Berikut:

Program IPA

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 40 120 menit
4 Biologi 40 120 menit
5 Kimia 40 120 menit
6 Fisika 40 120 menit

Program IPS

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 50 120 menit
4 Sosiologi 40 120 menit
5 Geografi 40 120 menit
6 Ekonomi (II) 40 120 menit

Program Bahasa

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 50 120 menit
4 Sastra Indonesia 40 120 menit
5 Sejarah Budaya/Antropologi 40 120 menit
6 Bahasa Asing 40 120 menit

Program Keagamaan

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 50 120 menit
4 Fikih 40 120 menit
5 Hadits 40 120 menit
6 Tafsir 40 120 menit

SMK

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 50 120 menit
4 Teori Kejuruan – –

Jadwal Palaksaan UN 2012 untuk SMP/MTs akan dilaksanakan pada tanggal 23 – 26 April 2012. Dengan Rincian Mapel sebagai Berikut:
SMP/MTs

No Mata Pelajaran Soal Waktu
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 Bahasa Inggris 50 120 menit
4 IPA 40 120 menit

Jadwal Palaksaan UN 2012 untuk SD/MI akan dilaksanakan pada tanggal 7 – 9 Mei 2012. Dengan Rincian Mapel sebagai Berikut:
SD/MI

No Mata Pelajaran Soal Waktu*
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit
2 Matematika 40 120 menit
3 IPA 40 120 menit

Keterangan:

Alokasi Waktu = waktu total UN (persiapan, ujian, dan selesai).Waktu Efektif UN adalah 120 menit (2 jam)

%d blogger menyukai ini: