Lembar Info Guru

1622208_10200920132115669_1317931582_n

LEMBAR CEK SK>> http://223.27.144.195:8000/
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8081
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8082
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8083
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8084 [NEW]
LEMBAR INFO gURU>> http://223.27.144.195:8085/index.php [NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8086[NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8087 [NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8088 [NEW]

Mendikbud Anies Baswedan Mulai Revisi K13

071524_741412_anies_rasyid_baswedan_dlm_ricKurikulum Setengah Matang dan Dipaksakan
JAKARTA – Setelah menghela nafas panjang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan blak-blakan memaparkan rapat perdana revisi Kurikulum 2013 (K13) di Jakarta kemarin.

Kesimpulannya, K13 merupakan barang yang setengah matang. Parahnya lagi dipaksanakan untuk diberlakukan di seluruh Indonesia.

Dalam rapat perdana itu, Anies mengumpulkan mantan pejabat dan pejabat aktif Kemendikbud yang terlibat membidani kelahiran K13. Diantaranya mantan wakil Mendikbud Musliar Kasim dan mantan Kepala Balitbang Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro.
Baca lebih lanjut

FSGI Apresiasi Fungsi Unas Jadi Alat Pemetaan

112642_286316_ujian_nasional_besarJAKARTA – Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengapresiasi jika Anies benar-benar mengembalikan fungsi unas menjadi alat pengukur pemerataan pendidikan.

Itu sebuah gebrakan besar. Sesuai dengan revolusi mentalnya Presiden Jokowi,” katanya.

Retno menuturkan pelaksanaan unas selama ini selalu diwarnai dengan kabar praktek kecurangan. Dia prihatin sekolah yang harusnya menjadi institusi mendidik karakter anak-anak, malah menjadi tempat untuk mencari siasat mencurangi pelaksanaan unas.
Baca lebih lanjut

Sulit Diterapkan Guru dan Siswa

anies bAnies : Segera Evaluasi Kurikulum 2013

DEPOK – Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan memastikan akan segera mengevaluasi kurikulum 2013 yang digagas oleh menteri sebelumnya (Muhammad Nuh,red) yang diterapkan di sekolah-sekolah di tanah air. Hal itu dikarenakan metode pengajaran dari aturan itu sulit diterapkan guru dan diterima siswa.

Saya akan review kurikulum 2013, bukan dihapus. Evaluasinya karena keluhan dan penerapan di sekolah yang sangat sulit. Observasi sedang kami lakukan agar cepat melakukan evaluasi,” tegasnya kepada INDOPOS (Grup JPNN), seusai inspeksi mendadak di SMP Negeri 1, Kota Depok, kemarin (14/11).
Baca lebih lanjut

Guru SD Kesulitan Terapkan K-13

BANJARNEGARA - Kurikulum 2013 (K-13) yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat pendidikan, ternyata dalam pelaksanakannya masih dirasa sulit.

074704_632904_guru_baris_HLGuru Sekolah Dasar (SD) merasa harus bekerja ekstra. Sebab mereka harus bisa menerapkan kurikulum dengan metode baru terhadap anak didiknya sesuai karakter  masing-masing anak didik.

Kepala SD Negeri 2 Ampelsari Banjarnegara, Hasbunallah mengatakan, berdasarkan hasil survei saat dirinya melakukan pendampingan tahap pertama di delapan SD di wilayah gugusnya. Sebagian besar SD masih belum bisa menerapkan metode yang baru. Masih banyak dijumpai guru mengajar dengan metode lama.

Kebetulan sekolah yang saya damping berada di pelosok,  bahkan untuk mengajak guru menggunakan metode baru saat ini masih sulit,” ungkapnya.
Baca lebih lanjut

Menunggu Gebrakan Pendidikan

0900082anies780x390Setelah menunggu lama, publik tetap saja tidak menemukan satu pernyataan yang kuat tentang gebrakan yang akan dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan untuk mendongkrak kualitas pendidikan. Padahal, gebrakan banyak menteri lain luar biasa.

Revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo sesungguhnya adalah sebuah gerakan ke dalam, yaitu perbaikan sikap diri sebagai individu, dan perbaikan evaluasi diri sistem yang sudah rusak karena korup, tidak adil, dan malah bertentangan dengan tujuan pendidikan nasional. Satu-satunya individu yang sekaligus mewakili sistem pendidikan nasional sekarang adalah Anies. Sungguh mengherankan mengapa Anies malah ragu bertindak?
Baca lebih lanjut

Sambutan Supriatno, MA saat Bimtek Bogor

1017503_961269587234492_3797726068598931952_nSambutan Pada Acara Penutupan
Beberapa kesimpulan penting pada sambutan kegiatan penutupan oleh Bapak Supriatno, MA. (Kasubag Data dan Informasi Setditjen Dikdas):
1. Akan banyak program kemdikbud yang tergantung pada Dapodikdas: BOS, UN, BSM, bantuan-bantuan blockgrant dll, maka PERKUAT DATA DAPODIK!
2. Untuk pencairan BOS 2015 akan dihitung berdasarkan jumlah siswa pada dapodikdas yang sudah harus pasti jumlahnya dan valid sampai akhir Nopember ini.
Baca lebih lanjut

Mendikbud Segera Evaluasi K13

071524_741412_anies_rasyid_baswedan_dlm_ricAnggaran Pemantapan Kurikulum di APBN 2015 Capai Rp 1,3 T

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan akhirnya bersikap terbuka terhadap Kurikulum 2013 (K-13). Dia segera mengevaluasi implementasi K-13 dengan mengumpulkan masukan dari masyarakat.

Meskipun begitu, belum ada tanda-tanda ia akan mengubah kurikulum anyar itu secara total.

Sejak awal Anies mengatakan, pada prinsipnya dia menyukuri perkembangan dan program-program pendidikan yang dirancang Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. “Tetapi jika ada yang kurang, harus kita perbaiki,” katanya di Jakarta kemarin.

Terkait dengan program K-13, mantan rektor Universitas Paramadina itu berencana melakukan evaluasi. Dia menjelaskan evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan implementasi kurikulum yang sudah berjalan dua tahun itu.

Selain itu Anies mengatakan, akan mengundang semua elemen masyarakat yang peduli terhadap pendidikan. “Kami akan menggali masukan-masukan dari semua pihak. Ada para praktisi dan pengamat pendidikan,” katanya.
Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: