Lembar Info Guru

1622208_10200920132115669_1317931582_n

LEMBAR CEK SK>> http://223.27.144.195:8000/
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8081
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8082
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8083
LEMBAR INFO GURU>> http://223.27.144.195:8084 [NEW]
LEMBAR INFO gURU>> http://223.27.144.195:8085/index.php [NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8086[NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8087 [NEW]
LEMBAR INFO GURU >> http://223.27.144.195:8088 [NEW]

Menteri Anies Fokus Latih Guru Sempurnakan Kurikulum 2013

brt631940593Jakarta, – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, bakal fokus pada pelatihan guru untuk menyempurnakan pelaksanaan Kurikulum 2013. Pelatihan yang selama ini dilakukan dinilai belum efektif.

Anies menyebut, banyak guru yang belum siap menjalankan Kurikulum 2013.

“Ada proses pelatihan yang di dalamnya ada proses magang yang melibatkan sekolah rintisan,” kata Anies di Gedung Kemendikbud, Jumat malam (12/12).

Anies menjelaskan, sekolah yang sudah menjalankan tiga semester dan menjadi sekolah rintisan akan dimatangkan. Selanjutnya, guru sekolah lain datang ke sekolah rintisan untuk ikut proses belajar mengajar.
Baca lebih lanjut

Forum Guru Sebut K-13 Sebagai Kurikulum Aneh

bc8a9d4b-15e5-4e8f-8ad3-b1baf2c8d824_169Jakarta, — Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai Kurikulum 2013 sebagai kurikulum yang aneh. Tak hanya itu, mereka juga menilai kekacauan kurikulum 2013 sudah mencapai tahap yang patut diwaspadai.

Sekretaris Jenderal dari Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listiyarti, menyebut kurikulum 2013 sebagai kurikulum yang mengalami banyak masalah, yang pernah terjadi di dunia pendidikan Indonesia. “Kurikulum 2013 lebih parah. Anak SD lebih belajar tidak pada subjek, tapi tema,” kata Retno dalam Perspektif Indonesia yang mengangkat tema ‘Mencari Kurikulum yang Maksimum’, di Jakarta Pusat, Sabtu (13/12).
Baca lebih lanjut

Wawancara, Anies Baswedan : Guru Jadi Kunci Penerapan Kurikulum

anies bKEBIJAKAN Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar, Anies Baswedan menjalankan secara terbatas Kurikulum 2013 (K-13) mengundang pro dan kontra. Mulai pengamat pendidikan, guru, kepala dinas pendidikan, sampai mantan menteri ikut berkomentar.

Dalam wawancara khusus dengan Jawa Pos Sabtu (13/12), Mendikbud Anies bersikukuh dengan keputusannya. Apa pertimbangan pria yang di kantornya akrab dipanggil Mas Menteri itu?

Apa sebetulnya alasan paling kuat dari keputusan Anda mengerem pelaksanaan K-13?

Kunci penerapan kurikulum itu ada pada guru. Kurikulum sebagus apa pun, jika gurunya belum siap, itu tidak baik. Kami memilih menjalankan K-13 secara terbatas untuk menyiapkan guru-guru. Untuk sekarang guru lebih siap menjalankan Kurikulum 2006. Karena sudah diterapkan bertahun-tahun.
Baca lebih lanjut

KTSP Akan Diterapkan sampai 2020

215235_865760_siswa_SD_dlmJAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan kurikulum lawas KTSP 2006 masih bisa diterapkan kembali sampai 2020. Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Hamid Muhammad menuturkan, pemberlakuan KTSP sampai tahun pelajaran 2019/2020 itu sesuai dengan ketentuan.

“Tapi pada 2020 itu adalah batas maksimal. Artinya bisa sudah berganti menjadi Kurikulum 2013 (K-13, red) sebelum 2020,” katanya di Jakarta kemarin.
Baca lebih lanjut

Permendikbud 160/2014: KTSP Sampai 2019/2020

anies bK-13 Dijalankan Setelah Guru Siap
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan akhirnya mempertegas kebijakan implementasi Kurikulum 2013 (K-13) secara terbatas.

Dalam Permendikbud 160/2014 yang baru dlansir, implementasi K-13 secara terbatas paling lama berjalan sampai tahun pelajaran 2019/2020 nanti.

Permendikbud tertanggal 11 Desember 2014 itu mengatur kebijakan penghentian implementasi K-13 dan pengembalian penerapan Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/KTSP) lagi.

Di dalam pasal 4 Permendikbud 160/2014 itu, dinyatakan bahwa sekolah dasar dan menengah dapat menjalankan KTSP sampai tahun pelajaran 2019/2020.
Baca lebih lanjut

Sekolah Se-Jatim Sepakat Lanjutkan K-13

brt631940593SURABAYA – Sebanyak 38 perwakilan dinas pendidikan kota dan kabupaten membahas kelanjutan Kurikulum 2013 (K-13) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jawa Timur Rabu (10/12).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Jatim Harun tersebut berlangsung sekitar dua jam.

Peserta rapat menyampaikan pandangan, saran, hingga kritik terhadap pembatasan sekolah yang menerapkan K-13 berdasar surat edaran resmi Mendikbud Anies Baswedan. Salah seorang yang paling vokal adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Situbondo Fathor Rakhman. Dia bersikukuh melanjutkan K-13.
Baca lebih lanjut

Unduh Catatan Fakta PKG (Padamu Negeri)

Selain laporan hasil PKG (S22a LAMPIRAN A dan LAMPIRAN B) perlu juga diunggah tambahan kelengkapan dokumen lain, yaitu:- Lembar Catatan Fakta

- Hasil Pengamatan dan Pemantauan Proses Pembelajaran

(ditulis tangan manual oleh Kepala Sekolah/Tim Penilai)

Dipersilahkan kepada Kepala Sekolah/Tim Penilai untuk unduh formulir Lembar Catatan Pengamatan dan melengkapinya dengan tulis tangan manual untuk setiap guru yang dinilai, selanjutnya dipindai (scan) sebagai kelengkapan berkas tambahan selain S22a LAMPIRAN A dan LAMPIRAN B.

Silahkan Download file dibawah ini !

Link 1 Lembar Fakta PKG

Link 2 Lembar Fakta PKG

Contoh Isian Lembar Fakta PKG

Semoga bermanfaat !

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: