Info GTK 2015/2016

http://223.27.144.195:8081/
http://223.27.144.195:8082/
http://223.27.144.195:8083/
http://223.27.144.195:8084/
http://223.27.144.195:8085/
http://223.27.144.195:8086/
http://223.27.144.195:8087/
http://223.27.144.195:8088/

Cara Mengisi Pembelajaran pada Dapodikdas Versi 410 Terbaru 2016

Cara Mengisi Pembelajaran pada Aplikasi  Dapodikdas Versi 4.1.0 Terbaru 2016-Sahabat Operator Sekolah, setelah Anda selesai membuat romongan belajar ( rombel ) kelas 1-6 atau 7-9, langkah selanjutnya yaitu mengisi menu pembelajaran semester 2 ( genap ) di dapodikdas. Hal utama yang perlu diperhatikan pada menu pembelajaran yakni tab mata pelajaran /matpel wajib, matpel wajib ( tambahan ) dan matpel tambahan. Untuk tampilan default saat Anda membuka menu pembelajaran yakni tab matpel wajib. Lebih jelasnya seperti keterangan sebagai berikut :

  • Mata Pelajaran : Diisi nama mata pelajaran yang diajarkan di rombel terpilih.
  • Nama Matpel Lokal:  Menampilkan nama mata pelajaran sesuai penamaan di daerah setempat
  • PTK : Pilih nama PTK yang mengajar.
  • SK Mengajar: Diisi nomor SK pembagian tugas mengajar
  • Tgl SK: Diisi tanggal ditetapkannya SK pembagian tugas mengajar.
  • Jam: Diisi jam mengajar. Boleh di bawah ketentuan, namun tidak boleh di atas ketentuan. Lihat kolom Max.

Cara Mengisi Pembelajaran pada Dapodikdas Versi 410 Terbaru 2016

1. Login Dapodikdas
2. Klik menu Rombongan Belajar, pilih kelas, dan klik Pembelajaran (  Semester Genap 2015-2016 )

Cara Mengisi Pembelajaran pada Dapodikdas Versi 410 Terbaru 2016

3. Isi tanggal SK, PTK, Nomor SK Mengajar, dan Jam Mengajar

Isi tanggal SK, PTK, Nomor SK Mengajar, dan Jam Mengajar

Contoh di atas adalah pengisian pembelajaran kelas 1 kurikulum KTSP 2006 dengan pembagian jam mengajar sebagai berikut :

  • Guru Kelas SD/MI : 24 jam
  • PJOK : 4 jam
  • Pendidikan Agama : 2 jam
  • Total : 30 jam pelajaran

Setelah tanggal SK, PTK, nomor SK, dan jumlah jam sudah terisi dengan benar, langkah selanjutnya adalah mengeklik tombol “Simpan”, jika Anda sudah mengeklik tombol simpan/save namun tombol tersebut diam saja atau tidak berfungsi, berarti pasti ada salah satu atau beberapa poin yang belum terisi.

Setelah Anda berhasil menyimpan data kelas 1, lanjutkan pengisian pembelajaran kelas 2, 3, 4, 5, dan 6. Adapun pembagian tugas mengajarnya sebagai berikut :

a. Pembagian Tugas Mengajar Kelas 2 SD KTSP 

  • Guru Kelas SD/MI : 24 jam
  • PJOK : 4 jam
  • Pendidikan Agama : 3 jam
  • Total : 31 jam pelajaran

b. Pembagian Tugas Mengajar Kelas 3 SD KTSP 

  • Guru Kelas SD/MI : 24 jam
  • PJOK : 4 jam
  • Pendidikan Agama : 3 jam
  • Total : 32 jam pelajaran

c. Pembagian Tugas Mengajar Kelas 4, 5, dan 6 SD KTSP 

  • Guru Kelas SD/MI : 24 jam
  • PKn : 2 jam ( diampu oleh Kepala Sekolah )
  • PJOK : 4 jam
  • Pendidikan Agama : 3 jam
  • Bahasa Inggris : 2 jam ( diampu oleh Guru Mapel )
  • Total : 36 jam pelajaran

Pembagian tersebut hanya contoh, intinya jumlah jam mengajar Guru Kelas minmal 24 jam

Sumber : http://www.websitependidikan.com

Cara Mengisi JJM KTSP Kepala Sekolah di Dapodikdas Versi 411 /4.1.1 Terbaru 2016

Cara Mengisi JJM KTSP Kepala Sekolah di Dapodikdas Versi 411 Terbaru 2016- Sahabat Operator Dapodik, sebenarnya cara pengisian jam mengajar Kepala Sekolah ( KS ) dengan pengisian jjm Guru yang lain pada prinsipnya sama. Baca Cara Pengisian/Mengisi JJM Guru Kelas dan Guru Mapel di Dapodikdas Versi 411. Letak perbedaannya hanya pada status atau kategori nama matpelnya. Jika Guru Kelas, Guru Matpel Pendidikan Agama, dan Guru Matpel PJOK, jjm-nya diinputkan pada kategori Matpel Wajib, sedangkan jjm Kepala Sekolah diinputkan pada kateggori Matpel Wajib ( Tambahan Jam).

Langkah-Langkah Pengisian Jam Mengajar Kepala Sekolah di Dapodikdas Versi 4.1.1 sebagai berikut :

1. Login Dapodikdas dan Klik Rombongan Belajar

Cara Mengisi JJM KTSP Kepala Sekolah di Dapodikdas Versi 410 Terbaru 2016

Keterangan Cara Memasukan JJM Kepala Sekolah di Dapodikdas menu Matpel Wajib ( tambahan jam ) :

  • #1. Klik Rombongan Belajar
  • #2. Pilih kelas
  • #3. Klik “Pembelajaran”- Semester Genap
  • #4. Klik Tambah
  • #5. Klik “Matpel Wajib ( tambahan jam )”
  • #6. Klik Save and Close

2. Inputkan Data yang sesuai

JJM Kepala Sekolah di dapodikdas

Keterangan :

  • #1. Pilih Mata Pelajaran PKn
  • #2. Isikan tanggal SK Pembagian Tugas Mengajar
  • #3. Isi Matpel Lokal : isi saja Pendidikan Kewarganegaraan
  • #4. Isi/Pilih Nama Kepala Sekolah
  • #5. Isi Nomor SK Pembagian Tugas Mengajar
  • #6. Isi jumlah jam : 2 jam

3. Lakukan seperti cara nomor 1 dan 2 pada rombel pembelajaran semester genap kelas 5 dan 6. Sehingga Kepala Sekolah jjm PKn-nya di kelas 4 sebanyak 2 jam pelajaran, di kelas 5 dan 6 juga masing-masing 2 jam pelajaran, jadi total jjm Kepala Sekolah adalah 6 jam.

Sumber : http://www.websitependidikan.com

Pengisian Riwayat Pekerjaan di Dadodik 2016

1. Fokus isian adalah pada pernah mengajar di sekolah mana saja sebelum bekerja di sekolah yg sekarang (Sebagai Guru / TU) DAN Status PTK (GTT/GTY/Dll, CPNS, PNS)
.
2. Bila pernah mutasi sebanyak 3x maka isian data ada 2 baris, karena sekolah sekarang tidak diinputkan datanya
.
3. SK sebagai Kepsek diisikan bila menjabat di sekolah lain, namun pengisiannya tetap sebagai guru bukan kepsek karena tidak ada pilihan isian kepsek.
.
4. Untuk PNS yang pengangkatannya dari GTK/pernah Honor dan diperhitungkan masa kerjanya di SK PMK (peninjauan Masa Kerja) maka input datanya dimulai dari GTK/honornya. Dan data mutasinya (jika ada)
.
5. Untuk PNS bila belum pernah mutasi maka isikan SK CPNSnya saja dengan TST diisi tanggal diangkat PNS (100%)… kaitannya dengan status kepegawaiannya tidak hanya tempat bekerjanya saja.
.
6. Untuk Non PNS bila tidak pernah mutasi, menurut saya tidak usah diisi karena :
a) data tidak bisa disimpan bila TST tidak diisi,
b) Bila diisi dengan tanggal hari ini berarti besok sudah tidak jadi guru lagi disekolah tersebut dan HARUSnya sudah pindah ke sekolah baru, dan
c) Riwayat pekerjaan sekarang sudah ada di data utama dapodik PTK masing-masing.
.
Adapun hal yang perlu diperhatikan pada pengisiannya adalah sebagai berikut :
*) KOlom Jenjang pendidikan = diisi pendidikan PTK saat pengangkatan
*) Jenis lembaga = Status lembaga tempat bekerja sebelumnya. Bagi guru pilih Sekolah. Bagi yang pernah struktural diisi sesuai pilihan yang disediakan, untuk lokasi kerja diluar lingkup Kemdikbud dan kemenag silah diisi “Lainnya”
*) Status Kepegawaian = Cukup Jelas
*) Jenis PTK = Lihat SK pengangkatan
*) Lembaga pengangkat = Lihat SK
*) No SK Kerja = Lihat SK
*) Tgl SK Kerja = Tanggal ditandatangani SK
*) TMT Kerja = Tanggal Mulai Tugas sesuai SK
*) TST Kerja = Tanggal Selesai Tugas, diisi dengan TMT di sekolah berikutnya (tanggal mulai bekerja di sekolah baru)
*) Tempat Kerja = Nama sekolah tempat bekerja sesuai SK, bila DPK maka isikan sekolah induknya. Pokoknya sesuai dengan yang tercantum di SK
*) TTD SK Kerja = yang menandatangani SK, contoh : Kaur Kepegawaian a/n Menteri P dan K (Muhammad Suhendro / nama yang ttd)
*) Mapel Yang diajarkan = cukup jelas

 

Cara Menginstal Aplikasi Dapodikdas Versi 410-4.1.0

Aplikasi dapodikdas versi 410 digunakan oleh semua sekolah dasar di bawah naungan kemdikbud yakni SD, SMP, dan SLB. Di mana sebelumnya istilah dapodikdas khusus untuk Sekolah Dasar sedangkan untuk SMP memakai istilah dapodikmen. Pada versi 410 ini terdapat beberapa perbaikan dan pembaharuan di data PTK , Sarana Prasarana, Sekolah dan Peserta Didik. Adapun untuk gaya dan tampilan antarmuka pengguna aplikasi generasi ke-empat yang sebelumnya masih dipertahankan dengan beberapa modifikasi tambahan guna tetap menghadirkan pengalaman yang nyaman bagi pengguna aplikasi dapodikdas/dapodikmen.

Cara Mudah Instal Dapodikdas Versi 4.1.0 ( 410 ) Terbaru 2016

A. Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum dan Sesudah Menginstal Dapodikdas Versi 4.1.0

1. Aplikasi Dapodikdas Versi 410 Bentuknya Installer
Aplikasi Dapodikdas Semester 2 atau genap biasanya dikemas dalam bentuk patch atau updater, namun Aplikasi Dapodikdas versi 4.1.0 terbaru 2016 dirilis dalam bentuk Installer dikarenakan adanya perubahan, penambahan, dan penyesuaian struktur database.

2. Uninstal Aplikasi Dapodikdas Versi Sebelumnya
Sebelum melakukan installasi Pengguna disyaratkan untuk melakukan uninstall Aplikasi Dapodikdas versi sebelumnya ( versi 4.0.3 ) yang masih terpasang di komputer. Walaupun demikian, Anda tidak perlu khawatir karena data sekolah yang sudah dikirim ke server tidak akan hilang dan dapat dipindahkan ke aplikasi dapodikdas melalui fasilitas generate prefill.

3.  Registrasi Operator Dapodikdas
Untuk dapat login ke aplikasi, operator diminta untuk registrasi kembali. Setelah proses installasi selesai pengguna tidak diarahkan ke halaman login melainkan langsung ke halaman registrasi untuk melakukan registrasi operator. Pembaruan ini menambah efektif dan efisien proses installasi.
Baca lebih lanjut

Syarat Layanan Kepegawaian BKN

PENGUMUMAN! Nama K13 Sudah Diubah jadi Kurikulum Nasional

073353_616337_Anies_Baswedan_ric_dJAKARTA – Nama Kurikulum 2013 (K13) secara resmi sudah diubah menjadi Kurikulum Nasional.

Informasi perubahan ini tertuang dalam buku Kilas Setahun Kinerja Kemendikbud (November 2014 – November 2015). Kementerian yang dipimpin Anies Baswedan itu juga sudah menetapkan skenario penerapan Kurikulum Nasional secara utuh.

Buku kilas kinerja Kemendikbud itu disusun oleh Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (Paska) Kemendikbud. Buku ini merangkum tiga strategi penataan pendidikan oleh Anies Baswedan dan jajarannya.

Ketiga strategi itu adalah penguatan pelaku, peningkatan mutu dan akses, serta pengembangan efektivitas birokrasi. Urusan revisi kurikulum mendapatkan posisi spesial karena ditempatkan di halaman paling awal.

Dikonfirmasi tentang perubahan nama dari K13 menjadi Kurikulum Nasional itu, Mendikbud Anies Baswedan tidak menampiknya. Namun dia memberikan catatan, selama masa revisi masih berjalan alias belum selesai, pemerintah tetap menggunakan sebutan Kurikulum 2013. “Lha wong masih dikoreksi (K13-nya, red),” katanya kemarin.

Anies menjelaskan ada beberapa pertimbangan bahwa Kemendikbud tetap menggunakan sebutan Kurikulum 2013. Diantaranya adalah supaya tidak memunculkan kesan bahwa pemerintah membuat kurikulum baru. Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu mengatakan, Kurikulum Nasional merupakan hasil dari revisi Kurikulum 2013.

Baca lebih lanjut

Mendikbud: K-13 Tetap Berlaku

3b508912-7337-4613-9903-41bcd5324ce5_169JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan tidak ada perubahan nama dalam kurikulum 2013. Kurikulum nasional bukan merupakan nama, dan tetap dipakai K-13.

“Kalau diganti K-N baru itu berubah nama kurikulum nasional. Inikan huruf k dan n-nya kecil ‎jadi bukan nama itu. Kami tetap pakai K-13 sebagai nama kurikulum,” tegas Menteri Anies dalam refleksi akhir tahun di Kantor Kemendikbud, Rabu (30/12).

Menurut Anies, pada periode lalu K-13 hanya mengalami dua proses saja, yaitu pendadaran ide lalu langsung dipaksa diterapkan kepada hampir seluruh sekolah di Indonesia. Hal ini yang kerap mendatangkan masalah bagi sekolah sehingga pada periode ini Kemendikbud menunda penerapan kurikulum itu.

“Mestinya K-13 dijalankan melalui empat proses. Pertama, pendadaran ide kurikulum, dari pendadaran ide lalu masuk ke desain kurikulum dan dokumen kurikulum. Proses terakhir adalah penerapan kurikulum,” katanya.

Setelah melaksanakan serangkaian evaluasi, rapat konsolidasi dan diskusi dengan berbagai pihak, Kemendikbud juga memastikan proses penerapan K-13 itu benar dan akan ada penilaian komprehensif di setiap prosesnya.

“Standar bekerja yang harus dimiliki adalah mendekati nol kesalahan dan mendekati sempurna. Kesalahan satu saja dapat mengganggu proses pendidikan Indonesia,” tegas Menteri Anies.(esy/jpnn)‎

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: